Our Wedding Invitation

Mikhael & Eka

“What counts in making a happy marriage is not so much how compatible you are, but how you deal with incompatibility. A great marriage is not when the perfect couple comes together. It is when an imperfect couple learns to enjoy their differences.”

Kepada Yth. Bapak / Ibu /Saudara/i

The Wedding of

Mikhael & Eka

Sabtu, 27 Juni 2026

M

E

Count The Date
Days
Hours
Minutes
Seconds
Groom & Bride

Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/I untuk menghadiri acara pernikahan kami :

Mikhael
Mikhael Alan Perdana Simanjuntak, S.H., M.Kn
Putra dari
Bapak St. Elfit Simanjuntak, S.H., Sp.N
dan Ibu Sarmauli Evelina Br. Sianipar
&
Eka
Eka Basaria Pardosi, S.H
Putri dari
Bapak St. Ir. Joses Pardosi (+)
dan Ibu Minar Manalu

"Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”

Matius 19:6

Wedding Event
Pemberkatan

Sabtu,

0

Juni 2026

Pukul :10.00 WIB

Lokasi Acara :
Gereja HKBP Rumbai, Kota Pekanbaru

Resepsi & Adat

Sabtu,

0

Juni 2026

Pukul : 12.00 WIB

Lokasi Acara :
Sopo Godang Gereja HKBP Rumbai, Kota Pekanbaru

Live Streaming

Kami mengajak anda yang tidak hadir langsung untuk bergabung pada momen spesial kami melalui siaran langsung secara live virtual di platform berikut

Love Story

Awal Pertemuan

2015
Awal pertemuan kami terjadi di Fakultas Hukum Universitas Riau. Kami datang sebagai dua orang mahasiswa biasa yang sedang mengejar cita-cita, tanpa pernah menyangka bahwa takdir sedang menuliskan cerita yang jauh lebih besar dari sekadar pertemanan di bangku kuliah.

Ada satu hal yang membuat hubungan kami terasa begitu akrab sejak awal. Melalui kekerabatan marga, kami adalah pariban. “Iban”—sebuah panggilan sederhana yang justru menjadi awal dari kedekatan yang hangat.

Komunikasi kami semakin intens. Dari BBM, berlanjut ke Line, hingga akhirnya WhatsApp menjadi saksi percakapan panjang kami setiap hari. Di masa itu, tanpa Eka ketahui, perlahan tumbuh rasa di hati Mikhael. Mikhael tidak cukup berani untuk mengungkapkan perasaan tersebut… sampai akhirnya mengetahui bahwa Eka telah menyukai orang lain.

2018
Mikhael melihat ada peluang ketika mengetahui bahwa Eka tidak menjalin hubungan dengan siapapun. Mikhael berusaha mengungkapkan isi hati, namun Eka menolak. Kami pun kehilangan komunikasi.

2019
Mikhael melanjutkan pendidikan Magister dan berdomisili di Medan. Kami menjalani hidup masing-masing, seolah cerita itu telah selesai. Hingga suatu hari, Mikhael mendengar kabar bahwa Eka sedang dirawat di rumah sakit Pekanbaru. Melalui sebuah panggilan video sederhana, komunikasi kami kembali terjalin setelah sekian lama terputus.

2020
Eka mulai sering merespons cerita-cerita kecil yang Mikhael bagikan di media sosial. Percakapan kembali mengalir, perlahan namun pasti. Hubungan yang dulu sempat hilang, kini tumbuh kembali dengan cara yang lebih dewasa. Jawaban penolakan sebelumnya tersampaikan dengan baik, Eka sedang berusaha bangkit dan tidak ingin menjadikan Mikhael sebagai pelampiasan. Jawaban itu mungkin terasa pahit, tetapi justru membuat Mikhael semakin memahami ketulusan hatinya. Di bulan Oktober 2020, dengan keyakinan yang lebih matang, Mikhael kembali menyatakan cinta. Kali ini, Eka menerimanya. Sejak saat itu, kami berjalan bersama sebagai sepasang kekasih.

Pandemi Covid-19 membuat perkuliahan dilakukan secara daring, hal itu menjadi kesempatan bagi kami untuk lebih sering bertemu di Pekanbaru. Di tengah situasi yang penuh ketidakpastian bagi banyak orang, kami menemukan kepastian satu sama lain. Kami belajar bahwa kebersamaan tidak selalu tentang tempat yang jauh atau rencana yang besar, tetapi tentang hadir dan saling menguatkan.

2022
Menjadi langkah baru dalam perjalanan hidup Mikhael ketika diterima sebagai CPNS di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional sehingga kami harus menjalani hubungan jarak jauh.

2025
Tiga tahun kemudian, Eka menyusul diterima di instansi yang sama. Bagi kami, itu bukan sekadar kebetulan, melainkan jawaban atas doa-doa yang kami panjatkan dalam diam.

2026
Setelah lebih dari lima tahun berjalan bersama melewati jarak, waktu, penolakan, pertemuan kembali, dan berbagai proses pendewasaan. Akhirnya kami merencanakan pernikahan.

Perjalanan kami bukanlah kisah cinta yang serba mudah. Justru karena pernah terpisah, kami belajar menghargai pertemuan. Karena pernah menunggu, kami belajar tentang kesabaran. Dan karena pernah terluka, kami belajar mencintai dengan lebih utuh. Kini kami percaya, bahwa apa yang ditakdirkan untuk bersama tidak akan pernah benar-benar pergi. Ia hanya menunggu waktu yang tepat untuk dipersatukan.

Wedding Gallery

RSVP

Harap Mengisi Buku Tamu

Wedding Gift

Doa Restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami. Namun jika memberi adalah ungkapan tanda kasih Anda, Anda dapat memberi gift
a/n Mikhael Alan Perdana Simanjuntak
0135 0107 0064 508
Salin No Rekening
a/n Mikhael Alan Perdana Simanjuntak
1070023623319
Salin No Rekening
a/n Eka Basaria Pardosi
3532 0101 6028 537
Salin No Rekening
a/n Eka Basaria Pardosi
1070022119095
Salin No Rekening
Kirim Kado Ke Alamat Berikut
Jl. Lorem Ipsum Merdeka No 102, Jakarta - Indonesia
Salin Alamat

Doa & Ucapan

Thank You

38_Love

Mikhael & Eka

Made With Love By
H7 Picture
The Wedding Of
Mikhael & Eka
Kpd Bpk/Ibu/Saudara/i