“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang.Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir."
Ar-Ruum ayat 21
Pasangan Mempelai
Assalamu’alaikum Wr. Wb. Dengan memohon rahmat dan ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala, insyaaAllah kami akan menyelenggarakan acara pesta pernikahan kami :
Aliyah Nurulita
Putri dari Bapak Baharuddin. S & Ibu Andi Kasmawati
Kisah kami tidak lahir dalam hening. Ia lahir di tengah gemuruh ribuan hati yang berdebar untuk satu nama: PSM. Di antara lautan merah yang bergelora, di tengah pekik "Ewako!" yang membahana, takdir mempertemukan pandangan kami. Kami datang untuk merayakan kebanggaan, tanpa tahu bahwa di saat yang sama, kami sedang menemukan takdir. Sebuah sapaan singkat di tengah riuh tribun itu, ternyata adalah bait pertama dari lagu cinta kami.
Fase 2: Harmoni yang Terjalin
Gemuruh stadion perlahan berganti menjadi alunan melodi. Obrolan tentang taktik di lapangan hijau segera berganti menjadi pertanyaan yang lebih dalam: "Apa lagu kesukaanmu?"
Kami menemukan dua jiwa yang ternyata seirama. Kami mulai merangkai playlist milik kita sendiri. Setiap lagu yang kami bagi bukan lagi sekadar nada, tapi ungkapan hati yang tak terucap. Tanpa kami sadari, kami sedang menciptakan soundtrack yang akan menjadi penguat kami melintasi ribuan kilometer.
Fase 3: Harmoni Melintasi Jarak
Langkah kami yang baru saja mulai beriringan, harus segera diuji oleh sesuatu yang bernama 'jarak'.
Hari-hari yang kami bayangkan untuk "jalan bersama" berganti menjadi layar ponsel, panggilan video larut malam, dan pesan-pesan rindu yang tak terhitung. Jarak bukanlah hal yang mudah. Tapi harmoni yang telah kami bangun di Fase 2 menjadi jembatan kami. Kami membuktikan bahwa cinta kami lebih kuat dari kilometer, lebih nyata dari sekadar tatap muka.
Fase 4: Sebuah Niat Tulus
Setelah badai jarak itu berhasil kami lewati, keyakinan kami semakin utuh. Jarak tidak memisahkan kami; jarak justru memurnikan cinta kami. Maka, dengan hati yang mantap hati yang telah teruji oleh rindu, Irfan datang menemui keluarga Alya. Ia datang membawa bukti. Bukti bahwa jarak telah dikalahkan, dan niat ini tulus adanya. Ia datang bukan hanya untuk meminta izin, tapi untuk menjemput hati yang telah lama ia jaga dari kejauhan.
Kirim Hadiah
Doa Restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami. Namun jika memberi adalah ungkapan tanda kasih Anda, Anda dapat memberi kado secara cashless.